Rasio Elektrikfikasi Di Jateng Capai 100 Persen

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM – PT.PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jateng dan DI Yogyakarta mencatat rasio elektrifikasi desa di wilayah ini telah mencapai 100 persen. Saat ini terdapat 8.563 desa di Jateng dan 438 desa di DI Yogyakarta yang teralisir listrik.

Hal itu diungkapkan General Manager PT.PLN (Persero)Unit Induk Distribusi Jateng dan DI Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, usai peringatan hari listrik nasional ke-80 di kantor PLN UID Jateng dan DIY senin (27/10)

Baca Juga:  Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut

Namun demikian menurut  Bramantyo, masih terdapat daerah grumbul yang belum bias teraliri listrik hingga saat ini.

“Grumbul itu perluasan dari pedesaan yang terdiri dari beberapa puluh keluarga yang belum teraliri listrik. Saat ini paling banyak di Daerah Yogyakarta,” ujarnya

Menurut Bramantyo grumbul ini menjadi salah satu fokus PLN untuk dialiri listrik, khususnya untuk keluarga – keluarga prasejahtera.

“Dalam hal ini memang PT.PLN mengemban amanah dari pemerintah untuk dapat memeratakan akses ketenagalistrikan. Sehingga seluruh keluarga prasejahtera bias dialiri listrik hingga ke ujung – ujung,” ujarnya

Baca Juga:  Tangis Haru Sukinem: Berkat MBG, Omzet Pabrik Tahu Miliknya Naik Dua Kali Lipat

Bramantyo menambahkan pasokan listrik di Jawa Tengah saat ini mencapai 9.000 megawatt, dan baru digunakan sebesar 5.600 megawatt. Dengan demikian menurutnya masih terdaoat peluang bagi industri untuk mengembangkan bisnisnya di wilayah ini.

“Pasokan listrik sangat mencukupi, dari 9.000 baru terutilisasi 5.600 sehingga masih ada peluang investor untuk mengembangkan bisnisnya. saat ini porsi bisnis antar 20-30 persen,” ujarnya

Baca Juga:  El Nino Datang, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan

PLN sendiri juga terus mengembangkan penyediaan listrik yang berasal dari pembangkit energy hijau. Di jawa tengah sendiri saat terdapat 45 perusahaan swasta yang membangun pembangkit listrik.

“Untuk di Jawa tengah dapat kamis sampaikan sampai saat ini mulai banyak investor yang membangun pembangkit tenaga listrik. Dari total 5 megawatt tenaga listri, 50 persennya adalah kontribusi dari swasta,” pungkasnya

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini