Santri di Karanganyar Sambut Hangat Program MBG, Harapan dan Semangat Baru di Pesantren

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM — Suasana siang di Pondok Pesantren Al Mubarok, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, terasa berbeda. Di sela aktivitas belajar dan ibadah yang padat, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa warna baru bagi para santri.

Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini mulai dirasakan dampaknya secara nyata oleh para penghuni pesantren. Bagi mereka, MBG bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi, melainkan juga menjadi bentuk kepedulian.

Ramadika, salah satu santri yang sudah delapan tahun di Pesantren Al Mubarok, menggambarkan bagaimana program ini menyentuh sisi paling mendasar dari kehidupan santri.

Ia melihat, di tengah keterbatasan yang kerap menjadi bagian dari keseharian di pesantren, kehadiran MBG terasa begitu berarti. Ia pun mengaku bersyukur karena program ini mampu menjawab kebutuhan.

Baca Juga:  Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG

“Dari kami yang ada di pondok pesantren, dengan adanya MBG dari pemerintah itu sangat-sangat bersyukur, karena dari segi kebutuhan pondok pesantren memang kami sangat membutuhkan MBG,” ujar Ramadika, dikutip Sabtu (11/4).

Lebih dari sekadar bantuan, Ramadika menilai MBG mencerminkan adanya upaya pemerataan dari pemerintah. Ia melihat bahwa santri akhirnya mendapatkan perhatian yang setara dengan pelajar di sekolah umum.

Dari sisi pengalaman sehari-hari, ia juga merasakan perubahan kecil namun berdampak besar. Variasi menu yang dihadirkan setiap hari, menurutnya, bukan hanya membuat kebutuhan makan terpenuhi, tetapi juga menghadirkan rasa antusiasme yang baru di kalangan santri.

“Menu yang di MBG itu setiap harinya berbeda-beda. Justru dengan beda-bedanya menu setiap hari itu membuat kita penerima MBG itu merasa penasaran dengan menu-menu berikutnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bangun Harapan dari Ketinggian, Satgas TMMD Dirikan Stager untuk Sempurnakan RTLH Warga

Cerita serupa datang dari para santriwati yang juga merasakan manfaat langsung dari program ini. Mereka menggambarkan kebahagiaan sederhana yang muncul dari hadirnya menu-menu baru yang tidak monoton, sesuatu yang sebelumnya jarang mereka rasakan.

“Senang banget (dapat MBG), senangnya kita dapat menu-menu baru dan juga variasi buat kita,” ucap mereka.

Bagi para santriwati, MBG bahkan menjadi sumber inspirasi. Variasi hidangan yang disajikan membuka ide baru untuk mengembangkan menu makanan di lingkungan pesantren, yang selama ini identik dengan kesederhanaan. Tanpa disadari, program ini turut mendorong perubahan pola konsumsi menjadi lebih beragam dan menarik.

Baca Juga:  Daftar Pemenang Undian Nasional Simpeda Tahun XXXVI 2026  

“Dan kami juga mendapatkan inspirasi juga di MBG, karena dari menunya bisa kita curi-curi, biar anak-anak juga bisa makannya lebih lahap lagi. Senang banget, karena menu-menunya juga enak-enak,” lanjutnya.

Harapan pun mengalir seiring manfaat yang dirasakan. Para santri berharap program ini tidak berhenti di sini, melainkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk lembaga pendidikan nonformal lainnya.

Ramadika menaruh harapan besar agar program ini terus berlanjut dan semakin luas jangkauannya. Ia membayangkan manfaat MBG dapat dirasakan oleh lebih banyak pesantren dan sekolah di seluruh Indonesia.

“Saya santri mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto Atas program MBG yang sangat bermanfaat bagi kami semua,” pungkasnya.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini