JATENGINSIGHT.COM – PT.Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) sukses menggelar konser soeraloka yang menghadirkan band legenda kla project di plataran Lawang Sewu Semarang. Band yang digawangi Kanton Bagaskara, Lilo dan Adi Adrian itu berhasil menyihir ribuan penonton yang hadir baik dari dalam maupun luar kota Semarang.
Diawali dengan lagu berjudul satu kayuh berdua, kla project membawa memori “klanis “ yang merupakan sebutan penggemar kla projct ke masa tahun 90’an. Setidaknya sepuluh lagu disuguhkan, termasuk lagu tak bias ke lain hati, terpurukku disini, dan tentu saja Yogyakarta.
Salah satu pengunjung, Ariyanto (45) asal Semarang mengatakan, ia merupakan salah satu penggemar kla project. Lagu berjudul menjemput impian yang dilantunkan kla project pada acara itu membawanya kembali ingatan jaman SMA.
“saya dulu suka beli kasetnya kla project, dan masih ada beberapa sampe sekarang,” ujarnya
Menurutnya lagu – lagu kla project membawa makna yang dalam tetapi mudah dipahami. Selain itu nadanya sangat mudah diikuti, sehingga tak heran kla project punya banyak penggemar setia hingga saat ini.
“lagu – lagu kla project itu liriknya romantis dan penuh makna. Nadanya juga mudah diikuti dan diingat. Kalau bisa tahun depan ada lagi ” kata Ariyanto
Sementara Direntur utama KAI Wisata, Hendy Helmy mengatakan, pihaknya menghadirkan kla project didasarkan pada survey yang dilakukan sebelumnya. Menurutnya kendati tiket cukup mahal, namun antusiasme masyarakat Semarang dan skitarnya cukup tinggi.
“Kita ga nyangka antusianya besar walaupun tiketnya cukup mahal. Tapi bagi masyarakat Semarang itu ga masalah, “ ujar Hendy
Ia mengucapkan terimakasih atas dukungan warga terkait dengan kegiatan tersebut, dan kedepan pihaknya akan menggandeng pemkot Semarang untuk mengadakan event – event di lawing sewu.
“Kita juga akan adakan kerjasama dengan dinas pariwisata kota Semarang untuk mengadakan event di lawang sewu tiga bulan sekali. Harapannya nanti tidak hanya dari Semarang yang hadir tapi dari Jakarta dan Surabaya juga bias datang,” ungkapnya
Hendy menambahkan tingkat kunjungan ke lawing seweu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini jumlah kunjungan bias mencapai 15 ribu orang perharinya.
“Dulu hari biasa dua ribu sampai tiga ribu orang. Sekarang bisa mencapai empat ribu, bahkan 15 orang untuk hari libur. Saya pikir lawang sewu kita bisa banggakan dan menjadi ikon kota semarang,” pungkasnya
