Wagub Jateng Taj Yasin Dorong Peran Bunda PAUD untuk Tumbuhkan Kesadaran Literasi Sejak Dini

Baca Juga

JATENGINSiGHT.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengukuhkan Nawal Arafah Yasin sebagai Bunda Pendidikan anak usia dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah. Hal itu melanjutkan peran sebelumnya sebagai Bunda Literasi.

Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernuran JL Pahlawan Semarang pada Jumat (23/05).

Taj Yasin menyatakan,   PAUD bukan sekadar soal kurikulum, melainkan tentang kesabaran, pemahaman psikologis, dan peran aktif keluarga sejak dari rumah.

Oleh karenanya,  peran Bunda PAUD sangat strategis dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak sejak dini. Terutama dalam menumbuhkan budaya membaca dan literasi keluarga.

Sosok yang akrab disapa Gus  Yasin ini menyatakan bahwa usia PAUD merupakan masa emas untuk tumbuh kembang anak. Masa itu merupakan periode krusial, dimana anak-anak belum terbentuk oleh lingkungan di luar dan sangat mudah dibentuk oleh lingkungan keluarga dan pendidik.

Baca Juga:  Urai Macet di Gilimanuk, Pemerintah Kerahkan Kapal Besar hingga Percepat Waktu Sandar

“Ibu adalah madrasatul ula (pendidik pertama). Maka dari itu, Bunda PAUD tidak hanya menggerakkan PAUD tapi juga menjadi pelopor literasi keluarga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Yasin menyoroti sejumlah tantangan literasi di Jawa Tengah. Berdasarkan data 2024, Skor Tingkat Kegemaran Membaca nasional berada di angka 73,91, sedangkan Jawa Tengah berada di bawahnya, yakni 72,44.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tingkat nasional tercatat sebesar 73,52, sedangkan Jawa Tengah  di angka 70,57.

Tak hanya itu, skor penilaian membaca untuk anak usia 15 tahun yang dirilis oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) menunjukkan bahwa Indonesia hanya meraih 359 poin, jauh di bawah rata-rata negara anggota OECD yang mencapai 476 poin.

Baca Juga:  Indofood Fasilitasi 11.300 Pengusaha Warmindo Pulang Kampung

“Budaya membaca masih lemah. Banyak anak hanya membaca judul tanpa memahami isi. Ini tantangan kita bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pengukuhan  serentak untuk Bunda PAUD kabupaten/kota se-Jawa Tengah, bersamaan dengan peluncuran aplikasi SiArtis (Sistem Informasi Arsip dan Statistik) serta penyerahan hadiah Lomba Bidang Perpustakaan.

Taj Yasin menyambut baik peluncuran aplikasi tersebut sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik di bidang literasi dan dokumentasi.

“Dengan SiArtis, kita bisa mendekatkan arsip, statistik, dan literasi kepada masyarakat melalui teknologi. Ini akan memudahkan akses data dan meningkatkan partisipasi publik, termasuk dari kalangan pendidik PAUD,” ujarnya.

Baca Juga:  Pengamat: Demokrasi Tunjukkan Daya Tahan di Era Prabowo, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik

Menanggapi amanah baru yang diterimanya, Nawal Arafah Yasin meminta para Bunda PAUD yang dikukuhkan, bergerak cepat memastikan layanan ini menjangkau hingga ke tingkat desa, dan memastikan setiap anak mendapatkan ruang tumbuh yang mendidik dan menyenangkan.

Sementara itu, pengelola Perpustakaan Ajar Akhil Bashiroh, menyambut baik kunjungan Rotary Club of Semarang Bimasena. Kegiatan ini menjadi bagian dari spirit gotong royong atau kolaborasi antar elemen masyarakat dalam upaya peningkatan literasi.

“Terima kasih atau dukungan dari Rotary Club of Semarang. Sentuhan kebaikan melalui edukasi ini akan bermanfaat dan berkesan bagi anak-anak. Semoga, kolaborasi ini ke depan bisa berlanjut,” ujar Akhil yang juga guru SD Pranajaya Campurejo Boja ini. (tim/her)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini