Seribu Lebih  Sopir Penderek Kyai se-Jateng-DIY Hadiri Lailatul Kopdar III di PP Askhabul Kahfi Semarang

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM – Seribu lebih sopir penderek kyai se-Jawa Tengah & DI Yogyakarta menghadiri kegiatan Lailatul Kopdar III, Kamis (06/03) atau 7 Ramadan 1446 H di Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Polaman Mijen Kota Semarang. Acara yang diselenggarakan pengurus PP Askhabul Kahfi itu selain berupaya mempererat silaturahim antarsopir juga mengajak para sopir untuk taat berlalu lintas.

Acara dihadiri jajaran pengurus PP Askhabul Kahfi dan Kapolsek Mijen Kompol Sutowo, S.H. Acara dimulai dengan halaqoh pada pukul 23.00  – 01.00 WIB kemudian  dilanjutkan dengan sarasehan serta sahur bersama.

Dalam sambutannya, Kapolsek Mijen Kompol Sutowo, S.H, mengatakan, pihaknya mengapresiasi pihak PP Askhabul Kahfi yang menginisiasi pelaksanaan Lailatul Kopdar III se-Jawa Tengah dan DIY. Di hadapan ribuan orang yang hadir dari berbagai wilayah itu, ia mengajak sopir penderek kyai sebagai teladan sopir yang lain.

Baca Juga:  Jembatan Gantung Garuda Buka Jalan 1.500 Keluarga di Klaten, Bantu Petani hingga Anak Sekolah

“Dan tak kalah penting, saya mengajak sopir penderek kyai untuk taat berlalu lintas,” ujar Kompol Sutowo.

Sementara  itu, dalam mauhidzoh hasanah-nya, Perwakilan Pengurus PP Askhabul Kahfi, Muhammad Rikza Saputro, menyampaikan, sopir kyai bukan sekadar sopir, tapi pengantar keberkahan. Ia ibarat pembawa jejak ilmu dan cahaya.

“Sopir penderek kyai juga mempunyai julukan sebagai bayangan kyai dalam hari-hari perjalanan,” ujar sosok yang kerap disapa Gus Rikza–mewakili pengasuh PP Askhabul Kahfi Prof Dr KH Masruchan Bisri yang sedang udzur sakit sehingga tak bisa menghadiri kegiatan.

Baca Juga:  Presiden Bantu Revitalisasi SMAN 1 Jepon Kabupaten Blora

Di hadapan ribuan sopir penderek kyai, Gus Rikza mengatakan, sopir kyai memiliki tagline, “Sopir Penderek Kyai: Ngiwo Nengen Nderek Kyai.” Sopir penderek kyai mayoritas tipe “Sopir Malaikat Maut,” yaitu ahli ngebut, banter, seperti alap-alap. “Jikalau bisa jadi tipe Sopir Malaikat Jibril: tenang, slow penuh kenyamanan, tuturnya.

Menurut Guz Rikza, sopir penderek kyai memiliki 4 keistimewaan. Yaitu, Keistimewaan Spiritual, Keistimewaan Sosial, Keistimewaan Akhlaq dan Keistimewaan di Jalan. “Semoga kegiatan Lailatul Kopdar seperti ini dapat langgeng istiqomah,” harap Gus Rikza yang diamini gemuruh hadirin.

Baca Juga:  Pedagang Jeruk di Pasar Gede Solo Raup Cuan Sejak Ada MBG, Penjualan 7 Ton Sehari!

Sebelum kegiatan halaqoh dimulai, acara diawali dengan penampilan hadroh Ponpes Askhabul Kahfi (El Kahfi). Kemudian, kegiatan juga disisipi  beragam  kuis berhadiah bagi para peserta. Mulai dari  kuis lintas konsentrasi dari menghafal nadzom Imrithy, keagamaan, nasionalisme, hingga olahraga. Mereka yang beruntung mendapatkan giveaway masing-masing Rp100 ribu. (her)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini