JATENGINSIGHT.COM – BYD motor Indonesia mencatat lebih dari tiga ribu keluarga di Jawa tengah telah menggunakan kendaraan listrik BYD. Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di Jateng dan DIY, BYD akan terus menambah titik dealer di wilayah ini.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, BYD saat ini menguasai 37 persen pangsa pasar mobil listrik di Jawa Tengah.
“kami mengucapkan terimakasih atas dukungan para pelanggan BYD di Jawa tengah dan kepercayaannya,” ujarnya di Sela pembukaan GIIAS Semarang 2026, rabu (30/09)
Luther mengatakan, sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, pihaknya akan terus menambah jaringan dealer di seluruh Indonesia. Saat ini BYD memiliki lebihd ari 110 titik dealer mulai dari barat hingga timur Indonesia.
“BYD juga terus memperluas jaringan dealer di jawa tengah. Kita telah memiliki jaringan mencapai tujuh lokasi, dan akan bertambah 16 jaringan untuk di Jawa tengah dan Yogyakarta,” ujarnya
Luther melihat peluang pasar mobil listrik masih cukup besar, mengingat masih ada 65 persen pasar mobil masih tergantung dengan bahan bakar bensin. Ia optimis tekhnologi yang dimiliki oleh BYD mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk mobil listrik.
“Satu tekhnologi saja tidak cukup untuk menjawab semua kebutuhan. Untuk itu BYD membangun ekosistem melalui tekhnologi EV dan dual mode,” ujarnya
Luther menambahkan, penetrasi mobil listrik di Indonesia dalam empat tahun terakhir juga tumbuh dari dibawah satu persen menjadi 22 persen. Sementara secara global, BYD telah menjangkau 121 negara dengan penjualan menembus angka 17,8 juta unit.
“Tentunya BYD bangga menjadi produsen terbesar salaam empat tahun berturut turut dan menjadi yang pertama menyentuh angka tersebut,” pungkasnya
