JATENGINSIGHT.COM – Ini adalah beberapa Filosofi Hidup untuk Berani Tidak Disukai, dalam kehidupan kita sehari-hari. Filosofi ini mendasar dan mendalam, yang berakar pada pemahaman bahwa kebebasan sejati hanya bisa dicapai ketika kita berhenti ‘hidup untuk menyenangkan orang lain’ dan mulai ‘hidup berdasarkan prinsip-prinsip diri sendiri’.
Penerimaan Diri: Kebebasan dari Cermin Sosial
Alfred Adler mengajarkan bahwa sebagian besar kecemasan kita berakar dari ‘rasa takut’ akan penolakan, dan ketidakmampuan kita untuk menerima diri sendiri. Kita seringkali merasa perlu menyesuaikan diri dengan ekspektasi social, dan berusaha keras mendapatkan pengakuan dari orang lain.
Ini sebuah pemikiran filosofis: bahwa manusia hanya benar-benar bebas ketika ia menerima diri sebagai SUBJEK yang sepenuhnya bertanggung jawab atashidupnya, tanpa bergantung pada pandangan eksternal.
Menolak Kompetisi Sosial: Hidup untuk Diri Sendiri
Dalam budaya yang dipenuhi dengan kompetisi, kita seringkali merasa bahwa nilai diri kita hanya dapat diukur melalui perbandingan dengan orang lain. dalam bahasa yang lebih mendalam, kita bisa melihat ini sebagai penolakan terhadap ‘nalar instrumental’―sebuah pandangan yang melihat ‘nilai manusia’ hanya berdasarkan kegunaannya atau pencapaiannya di dunia eksternal.
Adler mendorong kita untuk berhenti menilai diri sendiri berdasarkan ‘prestasi relatif’, dan mulai hidup dengan tujuan intrinsic yang kita tentukan sendiri.
