Nawal Yasin Siap Dampingi 32.684 PAUD se-Jateng, Kembangkan Pendidikan Holistik Integratif

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin bersama Pokja Bunda PAUD, terus berfokus melakukan pendampingan terhadap satuan PAUD yang saat ini di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 32.684 lembaga. Hal itu disampaikan Nawal, saat membuka Webinar “Pengelolaan dan Penyelenggaraan PAUD di Jawa Tengah” melalui Zoom Meeting, Selasa (7/10/2025).

“Saya harapkan PAUD di Jawa Tengah memiliki layanan yang bermutu, holistik, dan integratif,” kata dia

Baca Juga:  Perguruan Tinggi Didorong Cetak Talenta Unggul demi Genjot Hilirisasi Industri

Ditambahkan, komitmen itu menjadi bagian dari spirit “Ngopeni Nglakoni”, yang selalu ditekankan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Dalam hal ini, Bunda PAUD Jateng memiliki visi “Ngopeni Bocah, Wajib Nglakoni Setahun Prasekolah”.

Dia membeberkan, saat ini jumlah PAUD di Jateng tercatat sebanyak 32.684. Terdiri dari 19.264 Taman Kanak-kanak (TK), 10.112 Kelompok Bermain (KB), 552 Tempat Penitipan Anak (TPA), dan 2.756 satuan PAUD sejenis.

Baca Juga:  DPR Setuju 4 Langkah Efisiensi Program MBG

Adapun total guru atau tenaga pendidik PAUD sebanyak 57.208 orang, dengan jumlah murid 911

218 anak. Menurut Nawal, angka itu merupakan potensi besar bagi Jawa Tengah, untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Banyaknya PAUD ini menjadi potensi, bukan halangan. Dengan kekuatan yang besar, angka yang besar ini, Insyaallah kita mampu menggerakkan PAUD agar lebih baik,” ucap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.

Pasalnya, kata Nawal, usia 0-6 tahun ialah usia emas (golden age), periode pertumbuhan yang akan mempengaruhi anak di masa depan. Oleh sebab itu, PAUD diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Kunjungan Wisatawan Mancanegara  Ke Indonesia Capai 4,68 juta Orang

“Kita punya tanggung jawab dalam mewujudkan layanan PAUD bukan hanya merata, tapi juga berkualitas dan berkeadilan. Ini merupakan salah satu kunci pembangunan SDM untuk mewujudkan Indonesia Emas,” kata Bunda Forum Anak Nasional Jateng ini.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini