JATENGINSIGHT.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan jelang hari raya idul fitri, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak, di halaman Kantor Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesi Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Asisten Ekonomi & Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko dan Wakil Walikota Semarang Iswar Aminuddin.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari mengatakan, Selain di Kota Semarang, GPM juga dilaksanakan secara serentak di 35 Kabupaten/Kota.
“GPM serentak ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang HBKN Idul Fitri 1446 H,” ujarnya
Bank Indonesia bersama dengan Pemprov Jateng, Pemkab/Pemkot se-Jawa Tengah, serta Bulog menyalurkan subsidi harga pangan ditingkat konsumen dengan penyaluran subsidi pangan sebanyak 130,05 ton Beras , 20.486 liter minyak goreng dan 16,85 ton telur ayam ras. Selain itu disalurkan pula 11,03 ton gula pasir, 3,83 ton daging ayam ras, 4,22 ton aneka cabai, dan 4,80 ton bawang merah, serta komoditas pangan lainnya di 35 Kab/Kota.
Sementara itu Asisten Ekonomi & Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko menghimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak dan cermat.
“Dengan belanja yang bijak dan terencana, diharapkan dapat turut membantu masyarakat lainnya untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ukang Sujarwanto
GPM yang disambut antusias oleh masyarakat ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dan swasta dalam pengendalian inflasi. Tak hanya berbelanja bahan pangan dengan harga murah, masyarakat yang hadir dalam GPM juga mendapatkan edukasi sekaligus pengalaman bertransaksi menggunakan QRIS melalui program tebus murah cabai kering dan pasta bawang dengan QRIS.
Pada GPM kali ini juga dilaksanakan kegiatan Bazaar Ramadhan Kota Semarang dengan mengundang 44 UMKM dan penyerahan sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Mijen.
Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan antara BUMP PT Lumpang Semar Sejahtera Semarang dengan Kelompok Tani Sekranji, Kabupaten Kendal dan Kelompok Tani Krido Sekti, Kabupaten Demak. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan Talkshow Belanja Bijak yang diikuti oleh masyarakat Kecamatan Mijen.
