SDM Unggul Faktor Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM – Sumber daya manusia yang unggul menjadi faktor penting untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang, mengingat pada tahun itu tantangan global juga semakin besar.

Hal itu diungkapkan Menteri koordinator (Menko) bidang Infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan kuliah umum pada acara lustrum I politeknik pekerjaan umum, sabtu (11/1)

Menurut AHY, sumber daya manusia yang unggul harus memiliki kapasitas, keterampilan dan integritas. Khusus di bidang pembangunan infrastruktur,  dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan bisa bekerja sebagai sebuah sebuah tim yang solid.

Baca Juga:  Prabowo Instruksikan Bunga Kredit Keluarga Prasejahtera di Bawah 9 Persen

“Memiliki keberanian termasuk juga untuk terus berbuat yang terbaik,” ujarnya

AHY mengatakan, untuk menghadapi tantangan global yang semakin komplek, daya saing sumber daya manusia Indonesia harus terus ditingkatkan. Namun sayangnya saat ini indeks pembangunan manusia di Indonesia masih tertinggal dengan negara – negara lain.

“Sayangnya hari ini indeks pembangunan manusia kita masih cukup tertinggal. Kita bahkan nomor enam diantara negara – negara ASEAN,” ujarnya

Untuk itu menurutnya politeknik pekerjaan umum memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul melalui Pendidikan yang berkualitas.   

Baca Juga:  Pemerintah Sebut 93 Sekolah Rakyat Permanen Siap Beroperasi Pertengahan Tahun Ini

“kami berharap politeknik PU di usia yang kelima ini, bisa semakin kokoh menjadi Lembaga Pendidikan tinggi  yang bisa mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh dan unggul sesuai dengan profesinya masing – masing,” ungkapnya

Sementara itu Direktur politeknik PU, Brawijaya memastikan lulusan yang dihasilkan merupakan SDM yang siap kerja. Hal ini terlihat dua angkatan mahasiswa yang telah lulus, langsung mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu antara tiga sampai enam bulan.

Baca Juga:  Pemerintah Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan

“Dua Angkatan yang sebelumnya antara 50-52 persen di tiga bulan pertama sudah dapat kerjaan. Sementara 88-92 persen tergantung progdi itu dalam enam bulan sudah dapat kerjaan,” ungkapnya

Brawijaya menambahkan, politeknik PU akan terus dikembangkan untuk menjadi perguruan tinggi bertaraf Internasional. Hal ini dilakukan salah satunya dengan menambah program studi baru pada tahun ini.

“kedepan kita akan menambah tiga progdi baru, semoga tahun ini kita bisa menerima mahasiswa baru untuk progdi baru, “ ungkapnya

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini