Prabowo Komitmen Investigasi Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Cegah Insiden Terulang

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa yang terjadi pada Minggu (13/9) dini hari. Prabowo mengatakan pemerintah akan menyelidiki penyebab insiden tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat upaya mitigasi sekaligus meningkatkan keselamatan pelayaran.

“Kita terus akan melakukan investigasi. Menyelidiki apa sebab dari kejadian tersebut. Supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi, dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik,” ujar Prabowo saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9).

Baca Juga:  Baby Udon Tayang Serentak di seluruh bioskop Indonesia 3 September

Menurut Prabowo, investigasi penting dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab insiden tersebut sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain memastikan proses investigasi berjalan, Prabowo juga menyampaikan belasungkawa serta doa bagi keluarga yang terdampak insiden tersebut.

“Dan kita selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan keteguhan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga mengatakan pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Sekitar 98 Persen dari Kebakaran Lahan Gambut di 6 Provinsi Prioritas Berhasil Dipadamkan

Ia menegaskan seluruh unsur pemerintah terus bekerja sama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat dan tantangan di lapangan.

“Seluruh pemerintah, pusat, daerah, provinsi, kabupaten, semua instansi. Terbukti bekerja sama dengan baik. Untuk menghadapi semua tantangan dan kesulitan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan Kementerian Perhubungan, KMP Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9) pukul 06.52 WIB dengan mengangkut 243 orang berdasarkan data manifest.

Baca Juga:  Dukung UMKM, JNE Berikan Promo Ongkir Mulai 2.000/kg ke seluruh Pulau Jawa Hingga September

Selanjutnya, berdasarkan keterangan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kapal tersebut melaporkan mengalami cuaca buruk pada Minggu (13/9) pukul 01.00 WIB di perairan Laut Jawa sebelum akhirnya hilang kontak.

Pemerintah kemudian melakukan upaya pencarian korban serta operasi bawah laut, sementara penyebab kecelakaan masih diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini