Tinjau Banjir di Genuk, Agustina Wilujeng Optimalkan Pompa dan Dirikan Dapur Umum

Baca Juga

JATENGINSIGHT.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi banjir sekaligus dapur umum di Kampung Bugen, Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Rabu (22/10) malam.

Usai tinjauan, Agustina menyampaikan bahwa banjir di wilayah Genuk dan sekitarnya merupakan fenomena tahunan yang terjadi akibat tingginya curah hujan dan kiriman air dari wilayah hulu. Berdasarkan catatan dan pengalaman beberapa tahun terakhir, genangan di wilayah tersebut seringkali bertahan lebih lama karena faktor kondisi geografis serta kapasitas saluran air yang terbatas.

“Banjir di wilayah ini memang hampir setiap tahun terjadi. Kita selalu mendapat kiriman air dari wilayah atas ketika musim hujan tiba. Berdasarkan rata-rata pengalaman tahun-tahun sebelumnya, genangan di kawasan ini memang cenderung lama surutnya,” terang Agustin.

Baca Juga:  Tampil Memukau di Medan, Kota Semarang Raih Penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya Nusantara Rakernas XVIII APEKSI 2026

Meski demikian, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak tinggal diam. Berbagai langkah koordinatif telah dilakukan dengan instansi terkait, terutama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Pusat, guna mempercepat penanganan genangan. Sejak pagi hari, tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum, BPBD Kota Semarang, Dinas Sosial, serta BBWS Pemali Juana telah bergerak melakukan langkah-langkah teknis di lapangan.

Baca Juga:  Fundamental Ekonomi Indonesia Dipastikan Kuat dan Stabil Hadapi Krisis

“Kita sudah melakukan koordinasi sejak pagi dengan BBWS dan instansi lain. Hasilnya cukup signifikan, meski dalam satu dua hari ini genangan belum sepenuhnya surut. Pompa-pompa air milik BBWS akan segera dioperasikan kembali, dan tambahan pompa dari wilayah sekitar juga sedang dalam proses pemasangan,” lanjut Wali Kota.

Selain meninjau kondisi banjir, Agustina juga memastikan dapur umum yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Sosial berfungsi dengan baik untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak. Ia juga menekankan pentingnya menjaga aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap berjalan, mengingat sebagian besar warga Genuk bekerja di luar wilayah tempat tinggal mereka.

Baca Juga:  Resmikan Program Biodiesel B50, Prabowo Ingin Petani Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan

“Kita upayakan masyarakat tetap bisa beraktivitas. Banyak warga Genuk yang bekerja di tengah kota atau kabupaten lain, sehingga mobilitas mereka harus kita bantu semaksimal mungkin,” tambahnya.

Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta melakukan evaluasi apabila curah hujan tinggi masih berlangsung. Pemerintah juga membuka komunikasi dengan warga untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan selama masa tanggap darurat banjir.

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini